Tonite! VIVE LE ROCK! Queens of Noise & Riot Grrrl!

ViveLeRock-RiotGrrrl
VIVE LE ROCK
Every Thursday 7-9pm (Bali time)
Rebel Radio Indonesia

Mar 28 & Apr 04 ’13 Edition
Queens of Noise & Riot Grrrl: Yesterday and Today
ChrissieHynde
Jen Smith, personel Bratmobile, di suatu ketika di tahun 1991 pernah bilang, “This summer’s going to be a girl riot”. Dan tak lama setelahnya, Wolfe serta Molly Neuman bekerjasama dengan Kathleen Hanna + Tobi Vail menerbitkan fanzine Riot Grrrl.

Namun sejatinya pergerakan ini telah dimulai sejak tahun 1990, berpusat di Olympia, Washington, AS. Saat itu Punk Rock sedang melanda Olympia. Etos Do-It-Yourself sungguh diminati para anak mudanya. Perempuan-perempuan yang merasa suaranya kurang terdengar lalu berlomba-lomba mengambil peluang dengan menerbitkan fanzine, mengekspresikan pendapat pribadinya. Lalu di tahun 1991 stasiun radio KAOS di Olympia berinisiatif memberikan ruang kepada para wanita yang resah-marah dengan membuat program Your Dream Girl.

Fenomena Riot Grrrl kemudian direspons baik di International Pop Underground Convention dengan membikin konser khusus musisi perempuan saja pada hari pertama, 20 Agustus 1991, bertajuk Love Rock Revolution Girl Style Now.

Secara musikal para aktivis Riot Grrrl pekat mempraktekkan ideologi Punk Rock yang kecil peduli pada kepiawaian bermain instrumen. Musik mereka terkesan mentah, lo-fi, amatiran. Slogannya: “Play just ’cause you wanna, no matter what”.

Riot Grrrl ini juga amat dekat dengan gerakan feminisme. Isu-isu yang sering diusung adalah mengenai pemerkosaan, pelecehan seksual, KDRT, pengakuan eksistensi lesbian, serta penguatan perempuan. Band-band yang kerap dikaitkan dengan Riot Grrrl di antaranya Bikini Kill, Bratmobile, Heavens to Betsy, Sleater-Kinney, Team Dresch, Excuse 17, Huggy Bear, dsb.

Di edisi Vive le Rock kali ini, Riot Grrrl & Queens of Noise: Yesterday and Today, saya pilih artis-artis yang baik secara langsung memang terlibat di skena Riot Grrrl macam Bratmobile, Bikini Kill, Team Dresch, dan Heavens to Betsy; juga kumpulan seniman perempuan yang besar menginspirasi gerakan persamaan derajat di Rock-n-Roll semisal Suzi Quatro, Patti Smith, Chrissie Hynde (Pretenders), Poly Styrene (X-Ray Spex), The Slits, Exene Cervenka (X), Wendy O Williams, Joan Jett, pula Lita Ford; serta sosok-sosok wanita yang walau tak terkait langsung dengan fenomena Riot Grrrl namun tersimak punya peran menonjol, kental kesan pemberontak, in-your-face, bingar lagi bising, di blantika musik seperti Peaches, Brody Dalle (The Distillers), Lesbians On Ecstasy, Kittie, Le Tigre, Shonen Knife, plus lainnya.

A movement formed by a handful of girls who felt empowered, who were angry, hilarious, and extreme through and for each other. Built on the floors of strangers’ living rooms, tops of Xerox machines, snail mail, word of mouth and mixtapes, riot grrrl reinvented punk
– Beth Ditto

Yesterday
01. Oh Bondage Up Yours – X-Ray Spex
02. We Got The Beat – The Go-Go’s
03. Race With The Devil – Girlschool
Runaways
04. School Days – The Runaways
05. I Love Rock ‘n’ Roll – Joan Jett and the Blackhearts
06. We’re Desperate – X
07. Ballroom Blitz – Suzi Quatro
08. I Love Sex (and Rock and Roll) – Wendy O Williams
09. Hong Kong Garden – Siouxsie and the Banshees
10. Only Loved at Night – The Raincoats
11. Ping Pong Affair – The Slits
12. Let’s Do Rock Steady – The Bodysnatchers

13. Because the Night – Patti Smith
14. Brass In Pocket – The Pretenders
15. Rev It Up – Vixen
16. Kiss Me Deadly – Lita Ford

Today
17. Pretend We’re Dead – L7
18. Seether – Veruca Salt
19. Luxury problem – Lunachicks
20. Walk on the Wire – Sahara Hotnights
21. Take It Off – The Donnas
22. City Of Angels – The Distillers
23. Bitchsy – Lesbians On Ecstasy
LeTigre
24. Deceptacon – Le Tigre
25. Calculated – Heavens To Betsy
26. Cool Schmool – Bratmobile
ExcuseMe
27. Suck My Left One – Bikini Kill
28. The Scratch – 7 Year Bitch
29. Sweet 69 – Babes In Toyland
30. Entertain – Sleater-Kinney
31. Watchin’ Girl – Shonen Knife
32. Fagetarian and Dyke – Team Dresch
33. Kick It – Peaches feat. Iggy Pop
34. Brackish – Kittie

More details and full description coming soon!
RRI-Logo-mini
♬ Radio streaming: http://rebelradioindonesia.org/rebel-stream

8 thoughts on “Tonite! VIVE LE ROCK! Queens of Noise & Riot Grrrl!

  1. hmm..kalo saya pikir,it will be so awesome jika bli dethu yang siaran.maksud saya dengan pengetahuan tentang musik anda yang ekontolyaolo itu baca : fantastik.dan bahkan koleksi mp3 saya aja kalah.pasti sangat menyenangkan mendengarkan bli menghina hina atau memuji lagu yang bakal diputerin.pasti bakalan jadi acara radio yg sukses deh :)).
    oh ya bli mau tanya.kalo band2 yang pernah bli sebutin di website ini,semuanya itu apa bli dengerin full album dari setiap band itu or just a few song?

  2. Hihihi… Berarti intinya anda ingin saya cuap-cuap di depan mikrofon semata pengen denger saya menghina-hina para artis yang menurut saya kacrut gitu? Saya sih doyan aja merendahkan orang/institusi lain—apalagi menyangkut PKS dan ITJ, para pengusung norma Jaman Batu—tapi ketika harus cuap-cuap di depan mikrofon saya bukan tergolong piawai menjalaninya. Belepotan berats, amatiran, gak kreatif hehe… Saya pernah tuh siaran solo bangsa setaun lebih gitu, namun akhirnya memutuskan untuk mengajak serta seorang penyiar profesional. Jadi dia yang casciscus ngoceh ke pendengar, saya mendampingi sebagai nara sumber. Si penyiar yang basa-basi ke pendengar, nanya-nanya ke saya ini-itu, baru deh lancar saya ngomongnya hehe…

    Mengenai album, gaklah, gak semua saya dengerin satu-satu lagunya. Saya pilih yang historikal dulu (nb. saya suka sejarah dan kepustakaan), kalau saya bener-bener doyan baru deh ditelen sealbum-albumnya 🙂

  3. iya bli.soalnya kalo bli yg menghina jadi terkesan fun,walaupun beberapa band yg bli pernah sangat hina itu band favorit saya..hehe..its weird tapi faktanya kalo bli yg ngomong emang bener sih,jadi lebih bisa buka wawasan buat rakyat indo yang notabene gampang kesinggung gitu :).
    oh ya thx buat infonya bli karena saya juga sangat suka tentang sejarah musik kaya bli,jadi mau tau aja cara bli dethu kaya gimana.masi kelas santri pengetahuan musik saya.kalo levelnya bli ga tau deh,uda bodyguard tuhan,apa ustadz ..haha

  4. Thank bli atas penjelasannya… Saya do’a in biar cepet punya mdal buat ngegaji penyiarnya… 🙂

    Hatur nuhun… #Sampurasun

  5. jaman saya smp nih!! saya masih inget dulu siarannya tiap hari senin malam atau minggu malam gtu (lupa) :D. openingnya pake lagu koboi, haha.. DJ DETHU ya?. dan masuk sma baru tau orangnya itu yang punya SG :D.. Benar-benar luar biasa pengetahuan musiknya bapak ini.

  6. Eric! Haha. Back in the day! Itu pertengahan tahun 2000an, saya siaran di radio Oz. Tiap Rabu jam 8-10 malam kalo gak salah (lupa). Nama saya dulu itu Suicidal DJ Dethu (ini masih jadi aku e-mail Yahoo! saya). Lagu koboinya dari “The Good, The Bad and the Ugly” versi Hugo Montenegro http://www.youtube.com/watch?v=Uo4WeMQLTqY lalu saya gabung dengan versi dari The Ventures http://open.spotify.com/track/71uq9XnSIFG6Q4DwzcypJv (versi aslinya adalah milik Ennio Morricone http://www.youtube.com/watch?v=4aniv65Mw8I). Enjoy your sentimental journey! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *