Melepaskan Progresi Mental Secara Digital dan Gratis

Double Single Sajama Cut: Melepaskan Progresi Mental Secara Digital dan Gratis

Gejala-gejala sosial di Indonesia selalu menjadi alasan sebagian besar bangsanya untuk bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar karena terkadang membuat masyarakat terbelit dan terpojok dengan kebijakan-kebijakan aneh yang lahir di tengah-tengah mereka. Sementara itu polisi-polisi moral menjadi arogan dan self pretentious dengan alibi-alibinya agar bisa terlihat peduli dan bekerja atas nama negara Indonesia dan kepentingan institusi atau organisasinya.

Sajama Cut mungkin salah satu di antara jutaan orang dan ribuan band di Indonesia yang melihat fenomena ini dan mengkritik lewat double single “Twice (Rung the Ladder)” / “Poral Molice” yang dirilis serentak secara digital melalui beberapa situs online yang salah satunya adalah rudolfdethu.com di hari Kamis, 24 Februari 2011.

Sajama Cut merasa tidak harus terjebak dengan strategi marketing yang konvensional. “Daripada merilis dalam bentuk CD, kami lebih memilih untuk memanfaatkan media online dalam mendistribusikan dua lagu ini secara gratis kepada para pendengar musik. Menurut saya, mengedukasi musik lebih menantang, daripada mengeksploitasinya. Kami kurang suka dengan strategi RBT. Di samping itu, merilis dua single sekaligus adalah sesuatu yang baru bagi Sajama Cut.” ungkap Randy Apriza Akbar, selaku bassist di Sajama Cut.

Dion Panlima Reza (gitar) membenarkan bahwa ini adalah pertama kalinya dua track dirilis dalam waktu bersamaan. “Pada dasarnya, Sajama Cut ingin membebaskan interpretasi orang-orang saat mendengarkan ‘Twice’ sekalipun di dalam lagu tersebut memang ada sesuatu yang dibicarakan secara mendalam.” jelasnya.

“Lirik ‘Twice’ membicarakan tentang proses meninggalkan sesuatu yang lama  ke sesuatu yang baru. Bisa kehidupan, pekerjaan, tempat tinggal, dan apapun itu,” lanjut Banu Satrio, sang drummer. “Sedangkan judul ‘Poral Molice’ diambil dari pergantian huruf pertama pada dua suku katanya yang berasal dari kata moral police atau polisi moral. Liriknya berisi tentang orang-orang yang terjebak dalam ideologinya sendiri di tengah peradaban. Waktu dan globalisasi seakan-akan menjadi musuh pikirannya,” jelas Andre Humala (synthesizer).

“Di dalam dua single tersebut, kami mendapatkan benang merah secara tidak sengaja. Lagu ‘Twice’ dan ‘Poral Molice’ bisa berarti proses meninggalkan cara pemikiran yang kuno atau archaic, ke arah yang lebih kritis, dan haus akan progresi mental tanpa henti sesuai keinginan hati nurani.” jelas Marcel Thee.

Sementara itu Hans Patria (synthesizer, perkusi) menambahkan, “Banyak orang mengeluhkan aksi anarkistik dari organisasi yang mengatasnamakan kepercayaannya. Di samping itu, pejabat negara kita yang bertingkah dengan kebijakan-kebijakan sepihak seperti berencana untuk memblokir akses komunikasi di satu media dengan alasan yang kurang masuk akal. Ini sangat tidak adil. Banyak orang yang dibuat panik hanya karena hal seperti ini. Bisa dibilang, merekalah yang menginspirasikan kami untuk mengeluarkan dua single itu.”

Sajama Cut kembali meramaikan industri musik Indonesia sejak kemunculannya dengan album terbaru mereka yang berjudul Manimal. Album ketiga ini dirilis di bawah label The Bronze Medal Recording Company dan didistribusikan oleh Demajors. Band asal Jakarta ini terdiri dari Marcel Thee (vokal, gitar), Dion Panlima Reza (gitar), Andre Humala (synthesizer), Randy Apriza Akbar (bas), Hans Citra Patria (synthesizer, perkusi), dan Banu Satrio (drum) dan terbentuk di tahun 2001. Single “Less Afraid” yang menjadi salah satu soundtrack di film Janji Joni (2004) sempat melambungkan nama band ini sehingga semakin dikenal banyak orang. Begitu juga dengan single “Fallen Japanese” dan “Alibi” yang sukses membuat Sajama Cut diperhitungkan sebagai salah satu band yang memiliki musikalitas tinggi di Indonesia. Sebelumnya, Sajama Cut juga pernah merilis dua album, yaitu Apologia (2002) dan The Osaka Journals (2005).

♫ Unduh “Twice (Rung the Ladder)” di sini

♫ Unduh “Poral Molice” di sini

SIMAK JUGA
Five Men, Pop-Manoeuvres & Manimal
Q: Are They Not Manimals? A: They Are Sajama Cut!
_____________________

Info lebih lanjut silakan kontak:
Irfandy Farwezy Hamzah
Publicist and Media Relations
0838.9574.8080 | darrylwezy@hotmail.com | PIN BB: 21592D91
Tonton juga video resmi “Twice (Rung the Ladder)”:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *