Logo Klasik AC/DC

Kalian yang bukan penggemar band Melayu full selingkuh, anda yang muak dengan maraknya jiplak-mejiplak di ranah Pop cengeng, rekan yang mengaku penikmat berat musik cadas, oh-pasti familiar dengan AC/DC, kan? Paham bahwa grup legendaris dengan ikon pemain gitar berseragam anak sekolahan—namanya Angus Young, in case you don’t know—tersebut asalnya dari Australia. Melek bahwa kontingen asal Sydney yang di negaranya dikenal juga sebagai “Acca Dacca” itu lahir pada November 1973.

Sebagian barangkali mahfum pula bahwa asal muasal nama AC/DC bermula gara-gara Angus dan saudaranya, Malcolm Young, melihat inisial “ac/dc” di mesin jahit saudara perempuannya, Margaret Young. TAPI saya yakin hampir nihil yang tahu sejarah bagaimana logo klasik AC/DC bermula. Saya jamin cuma sedikit bisa bercerita tentang awal mula simbol “samber geledek” itu. Saya juga baru ngeh kok. Begini kisahnya…

Lambang khas nan adiluhung itu diciptakan oleh desainer grafis/tipografer bernama Gerard Huerta. Muncul pertama kali pada 1977, tepatnya di album Let There Be Rock (versi internasional, yang notabene sampul albumnya berbeda dengan yang diedarkan di Australia).

Sejak babak inilah seolah secara informal disepakati bahwa tipografi “formasi petir” AC/DC di Let There Be Rock merupakan logo paling sah. Namun, sejatinya, Gerard telah muncul dengan ide yang mirip ketika dia menggarap album AC/DC setahun sebelumnya, High Voltage.

Menurut dia, timbulnya inspirasi menonjolkan atribut geledek sebenarnya sederhana saja, semata merupakan interpretasinya dia terhadap tajuk album: High Voltage.

“It was basically my typographical interpretation of the title”

Sementara mengenai tipografi “formasi petir” di Let There Be Rock, pria Hispanik yang berbasis di Connecticut itu bertutur panjang lebar. Ia bilang semuanya tak bisa dipisahkan dengan tipografi kelompok Blue Oyster Cult karyanya di album On Your Feet On Your Knees.

Dari situ kemudian Gerard melakukan riset tentang tipografi religius, khususnya Gutenberg’s bible type. Sampai akhirnya tulisan AC/DC dikreasikan bak plat nomor mobil dari logam dengan efek kerlap-kerlip. Dan, di pikiran Gerard, saat tulisan AC/DC ditempatkan di foto yang indah itu akan terbersit sedikit kesan seram.

“After researching religious typography and, in particular, the Gutenberg’s bible type, I came up with some lettering based on that, with the twist being that it was metallic, as if it were a car nameplate. The lettering took on a slightly sinister look, particularly when placed over this wonderful photo”

Ladies and gentlemen, Let There Be Rock

Sementara gambar-gambar di bawah ini adalah kilas balik, antologi sebelum ditemukannya logo klasik AC/DC.

High Voltage rilisan Australia (1975)

T.N.T. (1975)

Dirty Deeds Done Dirt Cheap rilisan Australia (1976)

Dirty Deeds Done Dirt Cheap versi internasional (1976)

Let There Be Rock rilisan Australia (1977)

Hey, matter of fact, walau secara non resmi telah dideklarasikan logo sah AC/DC saat Let There Be Rock—versi internasional—dirilis, pada kenyataannya kesepakatan itu tidak langsung diaplikasikan di album tahun berikutnya, Powerage.

For those about to Rock, we salute you!

____________________

*Artikel ini sudah sedikit direvisi, pertama kali ditayangkan di Musikator pada Januari 2009

3 thoughts on “Logo Klasik AC/DC

  1. Mantabs, paling senang baca history of Rock N roll Band … coba di tulis yang laen Bli, seperti IRON MAIDEN yang dikira berarti “gadis besi” yang ternyata iron maiden adalah nama alat untuk hukum mati / torture di Inggris, ato tentang pencipta logo Ramones yang ga ada yang kenal, sampe2 dia bikin web tentang sejarah penciptaan logo tsb dan mentattoo punggungnya dengan logo ciptaanya, ato tentang foto ramones item putih sampul cover, dimana ada foto yang ga terekpos yaitu foto salah satu ramones, aku lupa joey maybe … yang nginjek tai anjing, dan temen2nya pada cekikikan menjauhinya, jg cerita LED ZEPPELIN frontmanRobert plan yang bosen ma lagu Stairway to heaven, dan dengan sadis bilang, “oooh, that’s wedding song!!” … oya untuk AC DC, pas pertama kali jadi bintang, si pecicilan, hyperaktif Angus young, bingung milik kostum (that’s was spandex and big haired era band) and dia di suggest ma sodara permpuannya pake kostum anak sekolahan Australia, and it fit! … and the rest is history …. salam Rock N Roll!

  2. Gus Dark, ok nanti saya coba aktif lagi menulis tentang sejarah/trivia berbau rock-n-roll. Anda juga jika berminat menyumbang tulisan sesuai pengetahuan anda silakan saja, saya bisa berikan ruang di sini. Cheers, long live rock!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *