Indonesia Menurut Morfem

English version please scroll down

Setahun lebih berdiri, beberapa pucuk tembang gratis dibagi-bagi, akhirnya Morfem “resmi” turut serta meramaikan kebinekaan musik Nusantara lewat penerbitan album perdananya, Indonesia. Terdiri dari 7 lagu—5 dalam format full band dan sisanya akustik—komposisi yang ditampilkan sejatinya tak sepenuhnya baru. Semisal single pertama “Pilih Sidang Atau Berdamai” yang di masa silam sempat didistribusikan cuma-cuma kini muncul lagi, tentu dengan polesan penyempurnaan di sisi mastering. Pun “Gadis Suku Pedalaman” yang juga sempat dipersilakan untuk diunduh secara bebas bea, dihadirkan kembali di sini dengan versi lebih “ramah audio”. Dua sosok handal, Joseph Saryuf dan Wahyu HW, diperbantukan mengurusi mixing & mastering.

Di album yang direkam di awal Januari ini disisipkan pula dua karya berbahasa Inggris yang dibuat Jimi sebelum mendirikan Morfem, sebelum ia menemukan gaya menulis seperti kini. Tema keseharian adalah yang dominan menyeruak di Indonesia. Sebut saja “Pilih Sidang atau Berdamai” yang tentunya bukan isu asing bagi penduduk mulai dari Aceh hingga Papua.

Ketika bicara genre, kumpulan pemuka skena indie yang terdiri dari Jimi Multhazam (biduan), Pandu Fathoni (gitar), Bramasta J. Sasongko (bas) dan Freddie Warnerin (drum) ini teguh menyuguhkan campur sari antara punk rock, pop beraksen folk, komplet ditingkahi dengan raungan fuzzy dari gitar Pandu Fathoni. Dari padu padan asyik macam demikian akhirnya memunculkan kesan: Morfem adalah grup musik fuzz tone nan bengal atau malah kalem selayaknya folk.

Demi mendukung keabsahan komposisi yang diproduseri sendiri oleh Morfem ini, videoklip bagi single pertama rencananya bakal segera digarap dengan Jimi—berkolaborasi dengan seniman yang kerap diajaknya berpameran, Henry—bertindak sebagai sutradara.

Simak terus perkembangan dan rasakan sensasi Morfem lewat http://morfem.tumblr.com.

English version

After over a year established and already at cult-like status, Morfem have finally released their debut album, Indonesia. It contains seven songs, five of which are in full band format, the rest in acoustic. “Pilih Sidang atau Berdamai” has been picked as the first single.

In this self-produced album, Jimi Multhazam (vocals, band leader), Pandu Fathoni (guitar), Bramasta J. Sasongko (bass), & Freddie Warnerin (drums), also supply two songs with English lyrics, both written before Jimi even founded Morfem, when his songwriting was different from today.

Speaking of genre, they’re still loyal to what they’ve always been doing: a mix-match between punk rock, pop with a folky tendency, with a dash of Pandu Fathoni’s fuzzy, roaring guitar.

To raise public awareness, very soon Jimi (supported by Henry, his long time visual art partner) will work on the videoclip of “Pilih Sidang atau Berdamai”. So, stick around and stay updated by regularly visiting the Morfem website at http://morfem.tumblr.com.

__________________

*This article was originally published on The Beat Jakarta #31, January 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *